Niat Cari Ikan, Dua Warga Meliau Ini Tewas Tenggelam di Sungai Setungkur

- 29 Januari 2023, 16:05 WIB
Foto: Jenazah salah satu Meliau, Sanggau yang menjadi korban tenggelam di sungai Setungkur
Foto: Jenazah salah satu Meliau, Sanggau yang menjadi korban tenggelam di sungai Setungkur /Faisal Rizal/

WARTA SAMBAS - Dua warga Meliau, Sanggau, Kalbar masing-masing berinisial Denny (33) warga Tapang Tri Mulya, Desa Harapan Makmur dan Delfi Julianto (31) warga Marga Mulya Desa Harapan Makmur Kecamatan Meliau tewas usai menyelam di sungai Setungkur dusun Tapang Tri Mulya, Kecamatan Meliau, Sabtu pukul 24.00 WIB.

Kepala seksi pencegahan bencana BPBD Kabupaten Sanggau, Kristian Hendro kepada wartawan menjelaskan kronologis kejadian itu bermula dari aksi kedua korban mencari ikan di sungai Setungkur.

Baca Juga: Demi Konten, YouTuber Tewas Tenggelam di Sungai Cisanggarung

"Sekira pukul 23.00 WIB korban Denny menyelam ke dalam sungai Setungkar tersebut dengan menggunakan alat berupa kacamata, senter serta peralatan semotek (penembak ikan). Sedangkan temannya Alfian menunggu di atas jembatan sungai Setungkar tersebut," ujar Hendro.

Setelah menyelam satu jam, korban Denny tidak muncul di permukaan. Alfian selanjutnya pergi untuk mencari bantuan dan menghubungi Ketua RT setempat.

"Ketua RT pak Loren dengan Alfian dan Delfi Julianto beserta beberapa warga langsung kembali ke Sungai Setungkar. Sesampainya kembali ke Sungai Setungkar, sekira pukul 00.30 WIB, atas kemauannya sendiri korban Delfi Julianto yang merupakan adik angkat korban langsung menyelam ke dalam sungai Setungkar dengan tujuan mencari korban," ungkapnya.

Tidak lama kemudian, korban Delfi Julianto keluar ke permukaan sungai dan mengatakan tidak terlihat.

Baca Juga: Mengambil Bola, Bocah 8 Tahun Tewas Tenggelam di Kali Koang

'Delfi muncul ke permukaan bilang 'gelap'. Setelah itu Delfi Julianto kembali masuk ke dalam sungai. Beberapa menit kemudian kembali muncul ke permukaan dan mengatakan "Ada Lubang'. Selanjutnya Delfi kembali menyelam ke sungai, namun setelah itu korban Delfi tidak lagi muncul ke permukaan air," bebernya.

Karena tidak ada lagi yang berani menyelam, sekira pukul 01.50 WIB, Kepala Desa setempat akhimya menghubungi PT. BHD guna meminjam alat berat untuk membendung aliran sungai Setungkar tersebut.

Halaman:

Editor: Faisal Rizal


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah