Pemimpin Diharapkan Bisa Senang ketika Dikritik, Ini Penjelasan Buya Yahya

- 1 April 2024, 23:48 WIB
Buya Yahya harapkan pemimpin senang dikritik
Buya Yahya harapkan pemimpin senang dikritik /screenshot youtube channel Al Bahjah TV/

WARTA SAMBAS - Ulama kharismatik asal Cirebon Buya Yahya mengingatkan para pemimpin untuk tidak anti kritik, karena sesungguhnya kritikan itu untuk menyelamatkan.

“Hai para pemimpin, Pak Presiden sampai bawah, jangan senang dengan penjilat, (mereka) itu yang menghancurkan anda. Senanglah dengan orang yang memberikan kritikan kepada anda, karena merekalah yang menjaga anda,” kata Buya Yahya.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon itu mencontohkan sikap Khalifah Umar bin Khattab yang senang dikritik.

Baca Juga: Kisah Sosok yang Pertamakali Menutup Ka'bah dengan Kain

Ketika menjabat sebagai kepala negara, Sayyidina Umar bin Khattab berkata kepada para sahabat dan rakyatnya:

“Tolong, saya sekarang mendapatkan beban berat sebagai Khalifah. Tolong jika ada diantara kalian menemukan saya salah, luruskan saya”

Tiba-tiba ada orang di belakang berkata, “ya Khalifah jika kau salah, akan aku benarkan dengan pedangku ini”

Baca Juga: Legenda Rakyat Kalbar, Kisah Keberadaan Naga dan Buaya di Sungai Kapuas

Orang-orang menganggap ini kurang ajar, akhirnya para sahabat Nabi mau memegang orang tersebut.

Akan tetapi, sikap yang ditunjukkan Khalifah Umar sebaliknya. Justru Sayyidina Umar marah kepada yang akan memegang orang tersebut dan berkata: “Ketahuilah, justru yang bakal menyelamatkanku adalah orang seperti itu, bukan kalian semuanya.”

Oleh karena itu, kata Buya Yahya, pemimpin harus senang dikritik. “Hadapi kritikan itu untuk berbenah diri, karena yang dicari adalah akhirat, keselamatan,” tandasnya.***

Editor: Y. Dody Luber Anton


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler