Virus Corona Varian Mu Masuk Malaysia, IDI: Indonesia Jangan Tenang-tenang saja

- 1 Oktober 2021, 00:38 WIB
Ilustrasi. Hong Kong menyebutkan bahwa asal mula kasus Covid-19 varian Mu dari wilayah Kolombia dan Amerika Serikat.
Ilustrasi. Hong Kong menyebutkan bahwa asal mula kasus Covid-19 varian Mu dari wilayah Kolombia dan Amerika Serikat. /Reuters

Kendati Varian Mu belum termasuk Variant of Concern (VoC), mutasi Virus Corona ini tetap akan sangat berdampak pada tingkat penyebaran Covid-19.

Seperti diketahui, Varian Mu menyerang antibodi yang dihasilkan Vaksin Covid-19 atau dengan kata lain Vaksin tak lagi berfungsi karenanya hasil mutasi virus ini.

Sehingga hampir dipastikan keberadaan Varian Mu akan menyebabkan penularan Covid-19 mencapai derajat keparahan yang tinggi.

Dilansir Alodokter, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memasukkan Varian Mu ini sebagai Variant of Interest (VoI)

VoI merupakan Virus Corona yang mengalami perubahan genetik, sehingga memengaruhi karakteristik virus dalam hal penularan, tingkat keparahan penyakit, dan kekebalan.

Selain itu, VoI juga diidentifikasi sebagai varian virus yang berdampak pada meningkatnya kasus Covid-19 secara signifikan di banyak negara.

Berdasarkan data yang ditemukan WHO, Varian Mu memiliki sifat yang mirip dengan Varian Beta, yaitu dapat menginfeksi tubuh yang telah menerima kekebalan, baik dari vaksin Covid-19 atau riwayat infeksi.

Data tersebut juga didukung penemuan kasus Covid-19 Varian Mu pada pasien yang telah menerima dua jenis vaksin di salah satu Rumah Sakit (RS).

Hingga kini, ribuan kasus Varian Mu telah teridentifikasi di seluruh dunia. Namun apakah varian ini benar-benar kebal terhadap vaksin, masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Namun WHO menyebutkan, Varian Mu bukan ancaman dant idak berpotensi menjadi dominan dalam penyebaran Covid-19 seperti halnya Varian Delta.

Halaman:

Editor: Mordiadi

Sumber: PMJ News Alodokter


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah