Diwajibkan dalam Ajaran Islam, Ternyata Sunat Dapat Tingkatkan Kualitas Kehidupan Seksual

- 30 Maret 2024, 01:30 WIB
Ilustrasi sunat.
Ilustrasi sunat. /Freepik/peoplecreations/

WARTA SAMBAS - Khitan atau sunat adalah kewajiban yang disyariatkan dalam Islam bagi laki-laki muslim. Dengan demikian melaksanakan khitan adalah bagian dari aktivitas melaksanakan syariat Islam.

Secara medis, sunat atau sirkumsisi ternyata juga memberikan manfaat untuk kesehatan dan kehidupan. Salah satunya meningkatkan kualitas kehidupan seksual.

Baca Juga: Bisa Tingkatkan Resiko Kanker Payudara 20 Persen, Ini Bahayanya Asupan Karbohidrat Berlebihan

Spesialis Bedah Saraf sekaligus pendiri Rumah Sunat dr. Mahdian, Dokter Mahdian Nur Nasution, Sp.BS mengatakan, berdasarkan penelitian ditemukan fakta bahwa kepuasan seksual dari pasangan yang disunat lebih baik dibandingkan tidak disunat.

“Sampelnya diambil dari orang sebelum dan setelah disunat, secara subjektif dia merasa lebih baik kualitas seksualnya setelah disunat,” kata Mahdian di Jakarta.

Selain soal kehidupan seksual, sirkumsisi bermanfaat untuk menghindari risiko infeksi dan penyakit dari sisa kotoran yang terkumpul di kulup atau preputium. Ketika ada tumpukan kotoran di kulup pada penis yang belum disunat, kotoran itu bisa berpindah saat bersenggama dan menimbulkan risiko kanker serviks pada pasangan.

Baca Juga: Ini Lirik Lagu dan Chord Gitar Glimpse of Us Milik Joji, Cocok Dimainkan saat Lagi Galau

“Yang berisiko kena kanker itu perempuan. Kanker serviks saat diteliti pada pasangan yang suaminya tak disunat (angka) lebih tinggi. Dampak penyebabnya kotoran di lipatan kulit yang sulit dibersihkan, kalau disunat risiko berkurang,” jelas dia.

Sunat juga mengurangi risiko penularan penyakit seperti HIV dan hepatitis, karena risiko cedera dan iritasi luka pada penis saat senggama lebih besar pada orang yang belum disunat. Dengan berkurangnya risiko muncul luka, maka risiko penularan penyakit juga berkurang. Risiko tertular HIV berkurang hingga 70 persen pada pria yang disirkumsisi dan sunat menurunkan risiko terjadinya penyakit yang ditularkan secara seksual.

Halaman:

Editor: Y. Dody Luber Anton


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah