Anies Baswedan: Masih Banyak Perusahaan yang Mengharuskan Pekerjanya untuk Masuk

- 7 Juli 2021, 22:52 WIB
Anies Baswedan: Masih Banyak Perusahaan yang Mengharuskan Pekerjanya untuk Masuk
Anies Baswedan: Masih Banyak Perusahaan yang Mengharuskan Pekerjanya untuk Masuk /

WARTA SAMBAS – Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta menyesalkan, di masa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat ini masih banyak perusahaan yang memaksa karyawannya untuk masuk kantor.

“Kita sama-sama me-review bahwa masih banyak perusahaan yang mengharuskan pekerjanya untuk masuk padahal perusahaan tersebut tidak bergerak di bidang kritikal dan esensial," kata Anies, seperti dikutip WARTA SAMBAS dari ANTARA, Rabu 7 Juni 2021.

Ketika meninjau Stasiun Gondangdia dan Stasiun Cikini Jakarta Pusat bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji beserta jajaran, Anies menemukan para pekerja dari perusahaan bidang non esensial, seperti pegawai perhotelan, penjaga toko, perusahaan perkebunan hingga perusahaan tambang.

Menurut Anies, para pekerja pasti akan mengikuti peraturan di perusahaan, apakah menerapkan bekerja di rumah atau Work From Home (WFH) atau masih harus masuk kantor atau Work From Office (WFO).

Baca Juga: Ini Aturan Baru WFH dan WFO Selama PPKM Darurat

Karena itu, Anies meminta kepada para petinggi perusahaan untuk mengambil kebijakan yang bersifat memotong mata rantai penularan Virus Corona. “Harus ambil sikap bertanggungjawab untuk melindungi pekerjanya dan melindungi warga Jakarta. Ini bukan soal untung-rugi, tapi ini soal nyawa," tegasnya.

Anies menambahkan bahwa tim Pemprov DKI Jakarta akan mendatangi perusahaan non esensial dan kritikal yang masih melanggar PPKM Darurat.

Ia memastikan bahwa pekerja tidak akan dipulangkan jika kedapatan tetap masuk ke kantor. Namun, perusahaan yang akan diberikan sanksi.***

Editor: Mordiadi

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah